Strategi Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Olahan Mangga (Studi Pada Sentra Olahan Mangga Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo)

Fathatur Rohmah

Abstract


Abstract: Local Government Strategy in the Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises Processed Mango (Study on Sentra Processed Mango Banjarsari Village Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo). Development is a process that planned to change things for the better. The development process is done through empowerment of MSMEs. Local government strategy of Kabupaten Probolinggo in practice represented Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan is indispensable to increase capability of processor mango and increase the volume of MSMEs processed mango which is one of the superior products. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah is implementing the strategy of local governments in the development of human resources in terms of managerial effort, capital facilitation, market access expansion and support the ease of licensing. While Dinas Perindustrian dan Perdagangan is implementing the strategy of local governments in the development of human resources in the manage mango and expansion of market access. Factors supporting of empowerment is financial support from the government and business consulting clinic, while inhibiting factors is the seasonal raw materials and the quality of human resources are lacking.

Keywords: development, strategy, empowerment, MSMEs

 

Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Olahan Mangga (Studi Pada Sentra Olahan Mangga Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo). Pembangunan merupakan proses terencana untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik. Proses pembangunan yang dilakukan melalui pemberdayaan UMKM. Strategi pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo yang dalam pelaksanaannya diwakili Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pengolah mangga dan meningkatkan volume UMKM olahan mangga yang merupakan salah satu produk unggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinkop UKM merupakan pelaksana strategi pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia dalam hal manajerial usaha, fasilitasi permodalan, perluasan akses pasar dan dukungan kemudahan dalam perijinan. Sedangkan DISPERINDAG merupakan pelaksana strategi dalam pengembangan sumber daya manusia dalam hal mengelolah mangga dan perluasan akses pasar. Faktor pendukung dalam pemberdayaan adalah dukungan dana dari pemerintah dan klinik konsultasi bisnis, sedangkan faktor penghambat adalah bahan baku musiman dan kualitas sumber daya manusia yang kurang.

 

Kata kunci: pembangunan, strategi, pemberdayaan, UMKM


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.