Pelaksanaan Peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Memberdayakan Perempuan (Studi tentang Program Pendidikan dan Keterampilan di Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang)

Authors

  • Nina Rosa Riana Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang

Abstract

Abstract: The Implementation of Driving Team of Empowerment and Family Welfare (PKK) Role in Empowering Women (Study of Educational and Skills Program in District Kaliori Rembang Regency). The conditions of the family as the smallest unit in society have a great meaning in the development process. To be able to live a family, then formed Empowerment and Family Welfare Movement, that is managed and implemented by team of driving Empowerment and Family Welfare (TP.PKK) at every level. The analysis used isinteractive analysis model of Miles and Huberman. The results of this research shows that the role of TP. PKK especially educational and skills program in the District Kaliori already implemented and running well. However, in practice increasingly encountered several obstacles including a lack of volunteers / PKK cadres in the villages, low education levels  of cadres, as well as the lack of support from the board of trustees in villages. Researcher give recommendation as follows : need the support of the board of trustees at the village and need for active participation from all walks of life for each rural development

Keyword: PKK, Woman Empowerment, Educational and Skills Program.

Abstrak: Pelaksanaan Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Memberdayakan Perempuan (Studi Tentang Program Pendidikan Dan Keterampilan Di Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang). Kondisi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai arti yang besar dalam proses pembangunan. Untuk dapat membina keluarga secara langsung, maka dibentuk Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, yang dikelola dan dilaksanakan  oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) di setiap jenjang. Analisis yang digunakan adalah model analisa interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Peran TP. PKK khususnya program pendidikan dan keterampilan di Kecamatan Kaliori sudah terlaksana dan berjalan dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala diantaranya kurangnya tenaga sukarela/Kader PKK di desa, rendahnya tingkat pendidikan kader, serta kurangnya dukungan dari Dewan Penyantun di desa. Saran yang direkomendasikan peneliti antara lain yaitu : perlunya dukungan dari Dewan Penyantun di desa dan perlunya peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk pembangunan desa masing-masing.

Kata kunci: PKK, Pemberdayaan perempuan, Pendidikan dan Keterampilan.

Downloads

Published

2014-05-20

Issue

Section

Articles